Sebagai publisher AdSense, Anda mungkin mengelola dan mengembangkan beberapa website sekaligus. Untuk itu, Anda mungkin memerlukan suatu tools untuk melakukan pengelompokan (grouping) dari semua website yang ada agar lebih terfokus dan tersetruktur.

Google Sites adalah sebuah produk gratis yang akan menyederhanakan proses dalam membuat pengelompokan website secara aman.

Apakah anda membangun website keluarga atau intranet perusahaan. Anda dapat mempublikasikan halaman hanya dengan klik tombol, edit halaman web seperti dokumen, dan menambahkan video, presentasi, dan kalender ke halaman Anda. Informasi tersebut akan aman dan tersimpan secara online, Anda juga dapat memutuskan siapa yang dapat mengedit atau melihat situs tersebut.

Dan sekarang, dengan integrasi terbaru ini, anda dapat menempatkan iklan AdSense pada Google Site Anda, untuk mendapatkan uang.

Pihak google menyarankan Anda untuk mengambil untuk tes drive hari ini.

Setelah dibangun dari situs dan memastikan bahwa telah sesuai dengan kebijakan program mereka, ikuti saja petunjuk yanga ada untuk menambahkan AdSense ke halaman Anda. Anda akan memiliki pilihan untuk menempatkan iklan di sidebar utama konten dari setiap halaman, dan Anda dapat memilih format yang paling cocok untuk situs Anda. Jika Anda tidak yakin di mana untuk memulai, kami menyarankan anda untuk memeriksa tips optimasi kami untuk memastikan bahwa anda memaksimalkan pendapatan dari situs Anda.

Untuk informasi lebih lanjut tentang memulai dengan Google Situs, silahkan lihat panduan dengan menonton video ini:

plasma vs lcdPerang antara TV Plasma dan LCD Flat-Panel TV nampaknya semakin gencar, dan tidak diragukan lagi Anda semua pasti pernah mendengar propaganda dari kedua kubu ini. Meskipun LCD masih lebih mahal dibandingkan TV Plasma khususnya pada ukuran yang besar, nampaknya jarak antara keduanya mulai menghilang, seiring pengaruh dari beberapa faktor seperti : performansi dan fitur.

Untuk itu Saya akan coba menjabarkan beberapa plus-minus, keuntungan-kekurangan dari masing-masing teknologi TV ini dan semoga dapat membantu Anda memilih mana yang lebih tepat untuk Anda beli.

TV Plasma Flat Panels

Keuntungan :

#. Lebih kontras dan gelap, TV Plasma dikenal lebih baik dalam menampilkan warna-warna yang cukup dalam/gelap seperti warna hitam. Hal ini memberikan nilai yang lebih baik untuk kontras warna dan dalam menampilkan gambar-gambar 3 dimensi. Sedangkan untuk LCD TV terasa lebih sulit dalam menampilkan warna-warna gelap, hal ini dikarenakan tipikal dari LCD TV yang sulit menurunkan mekanisme “Backlighting”nya. Dan dengan kata lain, LCD secara general lebih terang (brighter) dari Plasma.

#. Lebih Sedikit Motion Blur. Pada film yang penuh aksi (action) dan terdiri dari gambar-gambar atau gerakan yang cepat. TV plasma mampu menampilkan gambar yang lebih jelas. Beda dengan LCD TV yang kurang baik dalam menampilkan gambar cepat, untuk contoh yang paling buruk, ketika anda menonton tayangan olah raga GOLF misalnya, ketika bola golf terlampar ke atas, Anda mungkin akan melihat bola tersebut melayang seperti Komet. Hal ini dikarenakan LCD lebih bersifat Blurry atau Image Smearing ketimbang Plasma.

#. View Angle yang tidak terbatas. Tidak seperti LCD, Plasma mampu menampilkan gambar yang konstan dari mana pun Anda memandang. Jadi tidak akan terasa perbedaan gambar ketika Anda menonton tepat didepan, disamping atau disudut yang lain.

#. Harga yang lebih murah ketimbang LCD, Walau jarak harga cukup jauh, Plasma TV terasa lebih murah ketimbang LCD, khususnya untuk ukuran layar besar. Namun begitu, hal ini tidak berlaku untuk Model High-End.

Kekurangan :

#. Kemungkinan terjadinya Image Retention, Plasma selalu saja menghasilkan Image Retention. Ketika anda melihat suatu objek dalam kondisi diam dan tampil terlalu lama. Anda masih akan melihat bayangan objek tersebut ketika gambar hilang dan berganti. Untuk TV Plasma yang bermerek, tentunya masalah ini sudah tidak ada lagi. Namun untuk merek-merek yang standar hal ini masih ditemukan.

#. Rentan terhadap kesilauan cahaya. Panel kaca TV Plasma diketahui dapat memantulkan kembali cahaya disekelilingnya dan ini akan mengakibatkan sulitnya menampilkan gambar pada kondisi ruangan yang terang. Walaupun untuk beberapa model terbaru sudah diupayakan untuk mengurangi pantulan cahaya ini, namun beberapa model masih membutuhkan sebuah “Anti Glare” tambahan untuk TV Plasmanya.

#. Lebih boros Listrik, dibandingkan LCD, TV Plasma lebih banyak mengkonsumsi energi listrik.

#. Lebih sedikit pilihan model, TV Plasma masih kalah dibandingkan LCD TV yang memiliki berbagai macam bentuk, tipe dan ukuran.

Kesimpulan :

TV Plasma memiliki kemampuan Cinematic yang baik, khususnya jika sumber video tersebut berasal dari Disc sekelas Blu-Ray ataupun DVD. Tampilan Lebih Kontras, Deeper Black dan sedikit motion blur hal ini sangat cocok untuk penikmat Film khususnya Action. Yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana mengatur pencahayaan disekeliling Anda, sehingga pantulan cahaya dapat diminimalisir. Panasonic dan Pioneer telah lama bermain pada segmen ini.


LCD TV/HDTV

Keuntungan :

#. Gambar yang lebih terang. LCD Panel mampu memberikan gambar yang lebih terang ketimbang TV Plasma, sangat cocok untuk kondisi ruangan yang terang.

# Tidak memantulkan Cahaya, layar LCD TV tidak berpengaruh terhadap cahaya, sehingga tidak memantulkan cahaya yang mengenainya. Berbeda dengan Plasma.

#. Aman dari Image Retention, Tidak seperti Plasma, pada LCD TV tidak akan terjadi Bayangan pada Objek yang diam.

#. Lebih hemat Energy, Konsumsi listrik yang dibutuhkan LCD TV lebih sedikit ketimbang Plasma. Hal ini sangat berpengaruh bagi kita yang sangat memikirkan hemat energi.

Kekurangan :

#. View Angle yang terbatas, sudut penglihatan (view angle) dari LCD sangat terbatas, hal ini berarti, gambar akan terlihat berbeda ketika anda melihatnya dari samping, atau dari bawah.

#. Kehitaman warna tidak sedalam Plasma. LCD tidak dapat dibandingkan dengan TV Plasma untuk hal ini, walaupun begitu, beberapa model saat ini telah menggunakan LED untuk membantu mematikan bagian hitam selama menampilkan image yang gelap. Namun model seperti ini umumnya lebih mahal.

#. Motion Blur yang buruk, meskipun “Motion Blur” atau “Image Smearing” pada film Action dapat menjadi momok bagi LCD, namun para manufaktur saat ini berusaha mengenalkan teknologi Frame-Interpolation pada LCD mereka. Teknologi tersebut mampu menyajikan frame rate pada LCD 2 X lipat bahkan lebih untuk mengurangi Motion Blur tersebut. Bagi anda yang tidak terlalu memperhatikan detail gambar, maka hal ini tidak akan menjadi masalah lagi.

Kesimpulan :

Meskipun masih kalah dalam hal menampilkan gambar Cinematic, namun untuk menampilkan situasi yang lain, LCD masih menjadi primadona. Apalagi untuk situasi ruangan yang kondisinya terang, LCD masih baik dalam menampilkan gambar. Pilihan tipe dan ukuran layar juga lebih bervariasi. Samsung, Sony dan Sharp lebih terlihat untuk pasar ini.

Demikianlah beberapa hal yang dapat Saya simpulkan mengenai kedua teknologi TV ini, kesemuanya itu Saya lihat dari sudut pandang teknologi dan tanggapan pasar terhadap kedua bentuk TV tersebut. Keputusan final masih ditangan Anda.
:please:


Semoga Bermanfaat
Wanadamsyah
Blogger insyaf
Menghilangkan Noda bekas Deodorant tentu saja lebih mudah ... ketimbang menghilangkan noda Aib akibat bau ketiak. Agar Anda selalu pede, ada tips yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan Noda Deodorant yang membekas dipakaian Anda. Menurut Production Manager Jeeves - sebuah perusahaan Laundry, cara terbaik agar baju kesayangan Anda terhindar dari noda deodorant adalah segera mencucinya setelah dipakai, hal ini untuk memperkecil kemungkinan terjadinya efek oksidasi atau penumpukan material gabungan antara keringat dan bahan-bahan yang dikandung deodorant.

Tapi jika Anda punya kebiasaan memakai baju, kemudian menggantungnya, dipakai lagi dan baru dicuci dua hari kemudian ... wajar saja jika muncul warna kuning - yellowing effect - pada baju-baju Anda yang berwarna putih, atau warna blue pada baju-baju Anda yang berwarna tua : Biru, Coklat, Merah. Jika Anda mencuci baju Anda di Laundry mungkin tidak masalah, sebab mereka punya bahan kimia bernama spotting agent yang bisa menghilangkan efek keringat pada pakaian. Sialnya, bahan ini tidak tersedia di toko-toko terdekat di kota Anda. Tapi cobalah ambil Jeruk Nipis, siapa tahu Anda beruntung.

Menurut ibu Halimah dari Studio jahit Femina, Anda juga bisa mencoba menggunakan Citrun (Kristal berwarna putih), Caranya : larutkan satu sendok makan Citrun dalam 5 liter air, lalu rendam pakaian bernoda "ketiak" tadi di dalamnya selama 1/2 - 1 jam. Lalu, cucilah pakaian tadi dengan detergen. Penggunaan Jeruk Nipis dan Citrun ini akan terasa jika Pakaian tersebut baru terkena noda, tapi jika sudah terlanjur menumpuk bisa jadi Anda harus rutin mengulanginya setiap mencuci. Tapi ingat tidak ada garansi lho .... hehehehe...

Oh ya, jangan gunakan pemutih untuk membersihkan noda deodoran ya, karena Saya tidak mau Anda terlihat seperti Macan belang dengan pakaian Anda.




Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan "broadband internet accses". Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :

Pertama "Setting IP WAN & LAN" :

- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.
- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.
- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.
- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.
- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .
- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin
- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.
- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.

Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.
- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.
- lalu Save Setting.
- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.

Kedua "Settingan WIFI" :

- pilih Menu Wireless
- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g
- ganti SSID sesuai kemauan Anda.
Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.
- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain
Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.
- lalu pilih Save Setting.
- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable & WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.

Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang security pada wifi anda.
Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :
- pilh Menu Wireless - Wireless Security.
- pilih security mode = WEP
- pilih default transmite key = 1
- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits
- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).
- lalu Save Setting
- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).

Cukup itu saja konfigurasi dasarnya, Tidak terlalu sulit khan ????
Berikut beberapa Gambar Panduan konfigurasi diatas :









Kedepan akan saya tambahkan Konfigurasi lebih lanjut. Selamat Mencoba yah....